Pilihan laporan wilayah bertanggal. Titik menunjukkan wilayah, bukan lokasi kejadian atau orang.
Periode: lihat sumberHRM · linked reporting ↗Proyek pangan dan energi Papua Selatan
Gambaran terkini
Kajian Pusaka pada Agustus memasukkan dampak bagi masyarakat bersama target proyek. Padi dan gula/bioetanol tetap merupakan program berbeda.
Wilayah mana sudah dibuka, dan bagaimana bukti persetujuan serta akses pangan?
Latar belakang
Proyek pangan dan energi Merauke berlangsung di wilayah adat yang sudah memiliki hutan, bentang sagu, kebun, dan hubungan antarmarga. Kesaksian Malind selama MIFEE menjelaskan dampak perundingan tanah serta perubahan hutan terhadap sumber pangan dan hidup sehari-hari. Wilayah tersebut merupakan ruang penghidupan dan hubungan sosial, bukan tanah kosong.
MIFEE dimulai pada 2010. Proyek strategis berikutnya mencakup gula dan bioetanol serta program padi yang terpisah, dengan perusahaan, persetujuan, dan lokasi berbeda. Pertanyaannya menyangkut wilayah terdampak, proses persetujuan, pembukaan yang benar-benar terjadi, serta akses masyarakat terhadap pangan, air, dan penghidupan. Gugatan Awyu di Boven Digoel merupakan kasus terkait yang berbeda.
Sumber 5
A sweetness like unto death: voices of the indigenous Malind of MeraukeForest Peoples Programme · 2013Merauke National Strategic Project timelineYayasan Pusaka Bentala RakyatElegi Selatan PapuaYayasan Pusaka Bentala RakyatMIFEE launchedGinting & Pye · ASEAS (2013)Civil-society objections to MIFEETAPOLPerkembangan terbaru
Linimasa.
Linimasa Merauke oleh Pusaka 2023–2024
2010
MIFEE diluncurkan
Merauke Integrated Food and Energy Estate memulai program agribisnis skala besar di tanah adat. Ginting dan Pye menelusuri pertemuan konsesi, perencanaan pemerintah, dan investasi perusahaan dengan hubungan masyarakat Malind atas tanah serta perlawanan mereka. Kajian ini memberi latar bagi proyek berikutnya; dasar hukum dan pelaku tiap program tetap perlu ditelusuri sendiri.
Sumber 1
Ginting & Pye · ASEAS (2013)
2011
Keberatan masyarakat sipil terhadap MIFEE
Pernyataan TAPOL mempersoalkan alih fungsi hutan, ketahanan pangan, dan hak adat Malind dalam MIFEE. Keberatan ini muncul sebelum perdebatan food estate sekarang: tanah yang disebut tersedia bagi investasi telah menopang pangan, pekerjaan, dan hubungan sosial masyarakat.
Sumber 1
TAPOL
2023
Penetapan proyek strategis nasional
Peraturan 8/2023 menambahkan Kawasan Pengembangan Pangan dan Energi Merauke ke daftar proyek strategis nasional. Pusaka mencatat kebijakan ini ditetapkan tanpa musyawarah dan persetujuan yang bermakna dari masyarakat adat terdampak. Penetapan kawasan pembangunan belum menunjukkan adanya persetujuan untuk setiap lokasi perkebunan atau sawah.
Sumber 1
Pusaka Bentala Rakyat
2024
Persetujuan kesesuaian lahan untuk tebu
Pusaka mencatat persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang bagi PT Murni Nusantara Mandiri di Animha, Jagebob, dan Sota. Rencana tebu perusahaan ini berbeda dari proyek sawah baru sekitar Wanam. Penelusuran izin secara terpisah membantu mengetahui perusahaan, program, dan wilayah adat yang terkait dengan suatu sengketa.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKonsultasi lingkungan di Kartini
Konsultasi di Kartini, Jagebob, membahas penyusunan AMDAL perkebunan tebu dan pabrik gula PT Murni Nusantara Mandiri. Pusaka mencatat tahap administrasi ini dalam linimasanya. Keberatan masyarakat berikutnya menyangkut kecukupan informasi serta kesempatan untuk mengambil keputusan atas tanah mereka.
Tabel perusahaan dan luas lahan oleh Pusaka, dari informasi perizinan Papua Selatan. Rencana luas lahan tidak menunjukkan persetujuan adat. Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatBupati bertemu Kementerian Pertahanan
Bupati Merauke Romanus Mbaraka bertemu wakil menteri pertahanan untuk membahas pengelolaan lahan program food estate. Pertemuan ini menempatkan Kementerian Pertahanan dalam koordinasi proyek bersama instansi pertanian dan pemerintah daerah.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKoordinasi program padi
Menteri pertanian, wakil menteri pertahanan, pejabat militer, dan pemerintah daerah mengadakan rapat koordinasi di Merauke serta mengunjungi panen padi di Kuper, Semangga. Pemerintah menyatakan tujuan peningkatan produksi pangan. Kegiatan padi ini perlu dibaca terpisah dari satgas gula dan bioetanol yang dibentuk dua hari kemudian.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatSatgas gula dan bioetanol
Keputusan Presiden 15/2024 membentuk satgas percepatan investasi gula dan bioetanol di Merauke. Dipimpin menteri investasi, satgas mengoordinasikan perizinan dan fasilitasi investasi tebu, pengolahan gula, bioetanol, serta pembangkit biomassa. Keputusan ini menyangkut industri tersebut, bukan seluruh pengembangan sawah yang disebut food estate.
Pembukaan hutan di Sermayam
Pusaka mencatat awal pembukaan hutan oleh PT Global Papua Abadi di Sermayam, Tanah Miring, pada Mei 2024, tanpa tanggal hari yang pasti. Lokasi tebu ini kemudian dikunjungi presiden pada Juli.
Lokasi PT Global Papua Abadi dalam linimasa Pusaka. Tanggal foto tidak dicantumkan. Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatMenteri investasi mengunjungi Merauke
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bersama pejabat lainnya meninjau lahan pengembangan gula dan bioetanol dari udara. Pusaka mencatat pernyataan publiknya tentang bentang lahan serta persoalan penilaian hutan dan ekosistem lain yang akan dialihfungsikan.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatJ7Explorer tiba di Merauke
Pusaka mencatat kedatangan kapal J7Explorer milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad dari Jhonlin Group di pelabuhan Merauke. Kegiatan kapal berikutnya sekitar Wobikel menjadi salah satu hal yang dimintakan penjelasannya oleh masyarakat setempat.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatMesin pertanian dikirim melalui kapal TNI AL
KRI dr. Soeharso milik TNI AL mengirim bantuan mesin pertanian di pelabuhan Yos Sudarso. Pusaka mencatat traktor, mesin tanam padi, dan pemanen dalam bantuan Kementerian Pertanian. Pengiriman ini menunjukkan peran angkutan militer dalam logistik program pertanian.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKomando pembukaan sawah diserahkan kepada militer
Pusaka mengutip Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang menempatkan kendali rencana pembukaan sawah skala besar pada Pangdam XVII/Cenderawasih. Rencana kawasan mencakup wilayah adat Malind, Maklew, Khimaima, dan Yei. Pernyataan itu menyangkut komando pelaksanaan; tanggapan masyarakat berikutnya menyangkut hak atas tanah dan persetujuan.
Tabel klaster produksi pangan Pusaka mengacu pada studi kelayakan Merauke Juli 2024. Angka menunjukkan kawasan perencanaan. Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKegiatan survei dilaporkan sekitar Wobikel
Pusaka melaporkan kegiatan J7Explorer di perairan sekitar Wobikel, Ilwayab, yang diduga terkait survei proyek sawah. Masyarakat mempertanyakan maksud dan rencana kegiatan yang belum dijelaskan kepada mereka. Sumber mencatat bulan kejadian tanpa tanggal hari yang pasti.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPemimpin Yei menyampaikan penolakan tertulis
Pemimpin adat Yei Godefridus Galep Inagijai dan Absalom Can Kapaiter menandatangani pernyataan penolakan rencana investasi di wilayah Yei. Pusaka mencatat penyampaiannya dalam pertemuan dengan perusahaan dan konsultan lingkungan di Sermayam. Pernyataan ini mencatat sikap masyarakat secara langsung.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatAksi di DPRD Merauke
Masyarakat Khimaima dan Malind Maklew bersama pemuda serta mahasiswa beraksi di DPRD Merauke. Mereka menolak investasi di wilayah adat dan meminta penjelasan tentang kegiatan kapal serta helikopter. Tuntutan tersebut menghubungkan hak atas informasi dengan hak menentukan penggunaan tanah.
Aksi masyarakat dalam linimasa Pusaka. Halaman tidak mencantumkan tanggal foto yang terverifikasi. Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatMasyarakat kembali mendatangi DPRD
Perwakilan Khimaima dan Malind Maklew kembali mendatangi DPRD Merauke, menolak izin investasi tebu dan meminta bupati melarang investasi secara resmi di wilayah adat mereka. Pusaka mencatat tindakan lanjutan setelah aksi 13 Juni.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatBupati bertemu perwakilan masyarakat
Dalam pertemuan dengan perwakilan Khimaima dan Malind Maklew, Romanus Mbaraka mengatakan pemerintah kabupaten belum memperoleh informasi resmi tentang investasi tebu yang dibicarakan untuk Kimaam dan Ilwayab maupun kapal di perairan Wanam. Pusaka mencatat pernyataan ini bersama permintaan informasi masyarakat.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKunjungan optimalisasi pertanian
Menteri pertanian meninjau optimalisasi lahan di Kurik. Dukungan mesin dan peningkatan frekuensi tanam disampaikan sebagai cara menaikkan produksi padi. Kegiatan ini menyangkut peningkatan penggunaan lahan pertanian dan perlu dibedakan dari pembukaan hutan di lokasi baru.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKeputusan penggunaan kawasan hutan
Pusaka mengidentifikasi Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 835/2024 sebagai persetujuan penggunaan kawasan hutan oleh Kementerian Pertahanan untuk sarana ketahanan pangan di Merauke. Dokumen disebut beredar pada Agustus, ketika pertanyaan tentang dasar hukum proyek sawah meningkat.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPertemuan penyerahan hak tanah adat
Pusaka mencatat pertemuan 15–16 Juli tentang penyerahan hak tanah adat kepada PT Murni Nusantara Mandiri di Jagebob, Sota, dan Animha. Pertemuan berlangsung di aula Animha, Makodim Merauke, dengan perwakilan perusahaan, pemilik tanah, pemerintah, polisi, dan militer. Catatan pertemuan belum menjelaskan syarat yang diterima setiap pemilik tanah terdampak.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPejabat meninjau proyek Wanam
Pemimpin militer, pejabat pertahanan, penjabat gubernur Papua Selatan, dan pemilik Jhonlin Group meninjau lokasi program ketahanan pangan serta sawah di Wanam dengan helikopter. Pusaka mencatat kunjungan sebelum kedatangan alat berat pada akhir Juli.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPresiden menghadiri penanaman tebu
Presiden Joko Widodo menghadiri penanaman tebu PT Global Papua Abadi di Sermayam, Tanah Miring, dan mengunjungi optimalisasi lahan pertanian di Telaga Sari. Sekretariat Kabinet menyampaikan pengembangan tebu sebagai bagian dari ketahanan pangan dan energi. Tujuan resmi ini dibaca bersama keberatan masyarakat dalam linimasa.
Presiden Joko Widodo dalam kunjungan Merauke Juli 2024, ditampilkan dalam linimasa Pusaka. Dengar pendapat dengan MRP Papua Selatan
Perwakilan Khimaima dan Malind Maklew bertemu Majelis Rakyat Papua Selatan. Pusaka mencatat tuntutan menolak investasi di wilayah adat, menghentikan kegiatan kapal dan helikopter, serta mencabut izin usaha. Dengar pendapat membawa tuntutan tersebut ke lembaga perwakilan masyarakat adat tingkat provinsi.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKedatangan alat berat dan protes
Pusaka mencatat protes di Wobikel pada 28–29 Juli ketika alat berat tiba melalui tongkang di dermaga PT Dwi Karya. Pemilik Jhonlin Group bersama pejabat pertahanan dan militer menghadiri pembongkaran. Keberatan masyarakat menyangkut kedatangan alat dan tindakan aparat.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPertemuan di Payum
Perwakilan masyarakat, pemuda, mahasiswa, dan tokoh setempat bertemu di Payum, Merauke, serta menyepakati penolakan proyek perkebunan tebu dan sawit. Pusaka mencatat pertemuan ini sebagai bagian pengorganisasian sebelum terbentuknya forum Kondo Digul.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPembukaan lahan dan keberatan di Wanam
Pusaka melaporkan ekskavator membuka hutan, dusun, dan rawa di Wanam serta keberatan masyarakat karena pekerjaan berlangsung tanpa musyawarah dan persetujuan pemilik tanah. Sumber mencatat perundingan yang melibatkan John Gluba Gebze dan operator sementara pembukaan berlanjut. Entri ini mengikuti laporan lapangan Pusaka tentang proyek sawah.
Pembukaan lahan Wanam dalam linimasa Pusaka. Tanggal foto tidak dicantumkan. Kegiatan proyek Wanam ditampilkan oleh Pusaka. Tanggal foto tidak dicantumkan. Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatMasyarakat memberlakukan sasi
Pada 12–14 Agustus, masyarakat Wambi, Es Wambi, Woboyu, dan Bibikem melaksanakan sasi untuk melindungi tanah serta menolak kegiatan perkebunan. Pusaka mencatat tindakan ini di Okaba, Tubang, dan Ilwayab. Sasi menyatakan kewenangan adat atas tanah, berdampingan dengan pernyataan tertulis dan dengar pendapat resmi.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatMasyarakat Domande menolak rencana perkebunan
Pusaka melaporkan pertemuan di Domande, Malind, ketika seorang Babinsa menyampaikan rencana investasi tebu PT Borneo Citra Persada. Masyarakat menolak rencana tersebut. Entri ini menyangkut perusahaan dan lokasi itu, berbeda dari pengembangan Sermayam maupun Wanam.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatForum Kondo Digul dibentuk
Pertemuan lanjutan di Payum mempertemukan perwakilan masyarakat, mahasiswa, pemuda, dan anggota MRP Papua Selatan. Mereka menyepakati penolakan proyek tebu, sawit, serta food estate dan membentuk Forum Masyarakat Adat Kondo Digul dengan koordinator Simon Balagaize.
Perwakilan masyarakat dalam linimasa Pusaka. Tanggal foto tidak ditentukan melalui judul entri di sebelahnya. Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPusaka mencatat perubahan pengelolaan Agrinas
Linimasa Pusaka mencatat perubahan pengurus dan kepemilikan saham PT Agro Industri Nasional serta menyebut tokoh dengan jabatan pertahanan, pertanian, dan politik. Dokumen perusahaan yang mendasari catatan itu tidak ditampilkan dalam linimasa. Entri ini mencatat temuan yang dilaporkan Pusaka.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPejabat pertanian dan militer mengunjungi Wanam
Menteri pertanian bersama pejabat senior pertahanan dan militer mengunjungi proyek sawah baru melalui bandara Wanam di Wogekel, Ilwayab. Pusaka mencatat kunjungan ketika pekerjaan berlanjut dan keberatan masyarakat belum terselesaikan.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKeberatan masyarakat dan pengakuan wilayah Yei
Di Wobikel, warga menyampaikan langsung kepada Penjabat Gubernur Rudy Sufahriadi bahwa mereka menolak proyek sawah Jhonlin Group. Pada tanggal yang sama, dalam kegiatan terpisah di Kweel, Eligobel, bupati menandatangani pengakuan serta pelindungan hak dan wilayah adat Yei. Keduanya merupakan peristiwa di tempat berbeda.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatLima batalyon infanteri baru diresmikan
Panglima TNI meresmikan lima batalyon infanteri baru untuk Papua di Monas, Jakarta. Pusaka mencatat tujuan resmi mendukung keamanan dan pembangunan di daerah rawan. Keberatan pada hari berikutnya menunjukkan kaitan perluasan organisasi ini dengan linimasa proyek tanah.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKelompok solidaritas menolak batalyon baru
Solidaritas Merauke dan Forum Kondo Digul memprotes rencana lima batalyon infanteri baru di Papua. Pusaka mencatat keberatan tersebut bersama sengketa yang berlanjut mengenai proyek pangan dan energi.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatPembukaan hutan dilaporkan di Nalkin
Pusaka melaporkan temuan pembukaan hutan oleh PT Murni Nusantara Mandiri di Nalkin, Jagebob, dan memperkirakan kegiatan dimulai sejak Agustus. Tanggal ini menandai temuan yang dilaporkan, bukan kepastian hari pertama pembukaan. Lokasi perusahaan tebu ini berbeda dari proyek sawah Wanam.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatKonferensi pers Kondo Digul
Forum Kondo Digul mengadakan pertemuan dan konferensi pers di Payum, menegaskan kembali penolakan masyarakat terhadap proyek strategis nasional Merauke. Pusaka mencatat pernyataan bersama ini menjelang akhir periode linimasanya.
Sumber 1
Pusaka Bentala RakyatAksi diam dalam pertemuan dengan gubernur
Pusaka mencatat pertemuan lanjutan antara penjabat gubernur, John Gluba Gebze, dan masyarakat Wogikel. Sebagian besar peserta terdampak melakukan aksi diam dan menolak menyampaikan pendapat. Linimasa Pusaka berakhir di sini; perkembangan berikutnya tersedia dalam gambaran terkini dan berita.
Sumber 1
Pusaka Bentala Rakyat
2025
Izin lingkungan jalan Merauke
Laporan perkara Greenpeace mencatat izin lingkungan jalan pada September 2025, sementara pembukaan serta pembangunan disebut telah dimulai pada Agustus 2024. Urutan pekerjaan dan perizinan menjadi bagian gugatan masyarakat Malind.
2026
Lima penggugat Malind menggugat izin jalan
Simon Petrus Balagaize, Sinta Gebze, Liborius Kodai Moiwend, Kanisius Dagil, dan Andreas Mahuze menggugat izin lingkungan jalan sepanjang 135 kilometer di Merauke. Menurut tim advokasi, masyarakat belum memberikan persetujuan atas dasar informasi di awal tanpa paksaan. Jalan menopang pengembangan pangan dan energi yang lebih luas.
Sinta Gebze menyerahkan dokumen gugatan di PTUN Jayapura. Foto ditampilkan bersama laporan perkara September 2026; tanggal foto tidak dicantumkan. Hakim memerintahkan penghentian pembangunan
Greenpeace melaporkan hakim ketua memerintahkan tergugat menghentikan pembangunan jalan pada 9 Juni. Laporan September masih mencatat pembangunan berlanjut dan jaringan jalan mencapai 135 kilometer. Entri ini mengikuti penuturan tim advokasi tentang perintah serta pelaksanaannya.
Pengadilan Jayapura menolak gugatan jalan Malind
Pengadilan tata usaha negara Jayapura menolak gugatan izin jalan. Greenpeace melaporkan hakim menerima keabsahan izin dan catatan konsultasi, sementara penggugat serta tim advokasi mempersoalkan kecukupan konsultasi dan penilaian bukti. Simon Balagaize menyatakan masyarakat akan terus mempertahankan tanah adat.
Isu, berita, dan sumber data tetap tersedia.
Laporan dalam periode ini
Titik referensi wilayah. Cakupan terbatas; bukan peta posisi langsung.
Sumber & keterangan peta
Pilihan laporan wilayah bertanggal. Titik menunjukkan wilayah, bukan lokasi kejadian atau orang.
Periode: lihat sumberHRM · linked reporting ↗Pilihan laporan wilayah bertanggal. Titik menunjukkan wilayah, bukan lokasi kejadian atau orang.
Periode: lihat sumberHRM · linked reporting ↗Jalan dan nama tempat OpenStreetMap pada skala lokal. Cakupan beragam; data yang kosong bukan berarti jalan atau kampung tidak ada.
Periode: lihat sumber© OpenStreetMap contributors · EOX rendering ↗Enam provinsi Indonesia saat ini di Papua bagian barat.
Periode: lihat sumberBadan Informasi Geospasial ↗Digeneralisasi mengikuti kabupaten; batas adat internal dapat berbeda.
Periode: lihat sumberBappenas membership · BIG administrative geometry ↗Tidak tersedia sampai penggunaan ulang geometri jelas diperbolehkan; tanpa scraping atau impor lokasi sensitif.
Periode: lihat sumberBRWA ↗Hanya lokasi referensi bahasa. Atlas poligon Wurm–Hattori 1981/83 dapat ditambahkan terpisah sebagai lapisan sejarah.
Periode: lihat sumberGlottolog 5.3 · BIG province geometry ↗Poligon izin tambang IUP/WIUP yang dipotong ke enam provinsi Papua.
Periode: lihat sumberKementerian ESDM · Ditjen Minerba ↗Titik menunjukkan operasi; bukan batas izin.
Periode: lihat sumberSourced operating-site metadata ↗Cakupan perkebunan sebagian karena layanan publik hanya membuka lapisan tertentu.
Periode: lihat sumberKLHK · BIG Satu Peta ↗Zonasi konservasi yang dipublikasikan melalui BIG Satu Peta.
Periode: lihat sumberBIG Satu Peta · environmental data producers ↗Deteksi panas NASA FIRMS selama 2 hari terakhir. Mendekati waktu nyata; bukan kebakaran terkonfirmasi.
Periode: lihat sumberNASA FIRMS · VIIRS NOAA-21 ↗Raster web turunan; tahun/versi sumber dicatat dalam status atlas.
Periode: lihat sumberHansen/UMD/Google/USGS/NASA ↗Persentase pengamatan Landsat yang menunjukkan air, 1984–2024. Merah muda hingga biru: jarang hingga menetap. Bukan banjir saat ini.
Periode: lihat sumberSource: EC JRC/Google ↗Transisi Global Surface Water EC JRC, 1984–2024.
Periode: lihat sumberEC JRC/Google ↗Anomali bulanan dalam milimeter; produk awal/final terbaru yang tersedia.
Periode: lihat sumberCHIRPS v3 · Climate Hazards Center / FAO distribution ↗Geometri jalan publik BIG transport/RBI yang disederhanakan untuk atlas Watch.
Periode: lihat sumberBadan Informasi Geospasial ↗Lokasi dari atlas penerbangan publik BIG.
Periode: lihat sumberBadan Informasi Geospasial ↗Lokasi pelabuhan publik BIG/RBI.
Periode: lihat sumberBadan Informasi Geospasial ↗Lapisan nama permukiman/ibu kota yang ringkas dari data publik BIG/RBI.
Periode: lihat sumberBadan Informasi Geospasial ↗Sebaran model, bukan pencacahan sensus pada resolusi 100 m.
Periode: lihat sumberWorldPop 2026 ↗Perkembangan Watch yang terbit dan ditempatkan memakai Places kanonik.
Periode: lihat sumberWest Papua Watch · linked reporting ↗Pustaka.
Lihat semua ↗MIFEE / Merauke food-estate research archive
awasmifee.potager.org
Durable archive for MIFEE history.
MIFEE research already tracked in Watch reference pool
awasmifee.potager.org
Surface rather than duplicate existing hidden references.
Our Land Has Gone
LifeMosaic
Malind Anim residents of Zanegi discuss changes to their land and livelihoods. A film by Gekko Studio, Pusaka and SKP KAME.